Inovasi di pasar properti - Investasi Property Indonesia

Posted by | May 26, 2017 | Artikel Jual Beli Properti | No Comments
inovasi di pasar properti

Di Masa Depan, Anda akan Naik Mobil Tanpa Supir dan Punya Rumah di Bawah Tanah

Seperti bidang lainnya, inovasi di pasar properti mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Jika diingat, dua dekade lalu, membeli properti seperti rumah atau apartemen adalah hal mustahil. Namun, lihat yang terjadi sekarang. Mendapatkan hunian layak tinggal bukan lagi perkara sulit. Perkembangan teknologi dan pemakaian internet yang begitu pesat memudahkan masyarakat mencari informasi yang mereka butuhkan.

Lantas, George Kachmazov—Managing Partner Tranio—menjelaskan bahwa pada 2035 nanti, bidang properti akan mengalami sejumlah inovasi seperti:

Kota Megapolis dan Kereta Ultracepat

Tiongkok rupanya sudah mengambil ancang-ancang dengan menyiapkan sembilan kota yang hendak mereka jadikan megakota yang akan dihuni 130 juta orang. Bukan tidak mungkin Indonesia mengalami hal tersebut. Jika memang terjadi, Anda akan mendapati kota-kota megapolis dengan transportasi yang lebih canggih, seperti kereta ultracepat yang mampu meringkas durasi perjalanan.

Mobil Tanpa Supir yang Ramah Lingkungan

Dalam 20 tahun ke depan, manusia diprediksi akan mengemudikan mobil listrik tanpa supir atau self-driving. Apalagi sekarang, Telsa sedang mendesain kendaraan ramah lingkungan berbasis hidrogen atau listrik, sehingga nantinya Anda tidak akan repot mengisi bahan bakar di SPBU. Ray Kurzweil, seorang futorolog, memperkirakan bahwa pada 2033, mobil self-driving akan terlihat lalu-lalang di jalan.

Properti akan Terletak di Bawah Tanah

Semakin melambungnya harga tanah akan mendorong orang-orang untuk membangun properti di tempat lain. Di masa depan, area bawah tanah tak hanya akan diisi kereta, tapi juga fasilitas publik hingga rumah pribadi. Sebagian proyeknya sudah direncanakan dari sekarang, termasuk taman bawah tanah Lowline di New York yang akan dibuka pada 2018. Taman ini berlokasi di bawah tanah Lower East Side Manhattan.

Nanoteknologi Memudahkan Konstruksi

Selanjutnya, ada nanoteknologi yang mengambil peran dalam inovasi di pasar properti . Nanoteknologi memiliki kekuatan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dikerjakan manusia, salah satunya adalah konstruksi. Nanokabel yang elastis dan kuat hingga beton super kuat diharapkan memudahan proses pembangunan lebih murah, cepat, dan efisien di masa depan.

Mesin Cetak 3D untuk Membangun Rumah

Pada 2014, WinSun—sebuah perusahaan yang berbasis di Shanghai, Tiongkok—telah membangun 10 rumah dalam satu hari menggunakan mesin cetak 3D. Dengan mesin tersebut, biaya yang dikeluarkan tidak sampai US$ 5.000 (sekitar Rp66,7 juta) untuk setiap unitnya. Jika teknologi ini terus dikembangkan, bukan tak mungkin Anda akan mendapatkan rumah rumah di tahun-tahun mendatang.

Bisa Membeli Rumah Lewat Realitas Maya

Beberapa tahun terakhir, teknologi virtual reality atau realitas virtual mulai disematkan pada perangkat. Teknologi ini pun memungkinkan Anda untuk mengatasi bentangan jarak. Disitat dari Business Insider, pasar untuk helm realitas virtual diperkirakan meningkat sampai 99% per tahun dengan nominal dari US$ 37 juta pada 2015 menjadi US$ 2,8 miliar pada 2020.

Gawai dan Robot untuk Mengelola Properti

Inovasi yang ini mungkin sudah Anda temukan dalam beberapa perangkat seperti remote dan aplikasi di ponsel pintar. Namun, tak lama lagi, robot-robot canggih akan menemani Anda di rumah untuk mengelola aktivitas domestik seperti mencuci, membersihkan barang-barang, hingga memasak. Perusahaan asal Perancis, Blue Frog Robotika, bahkan sudah menyiapkan produk tersebut.

Meski masih prediksi, inovasi di pasar properti tak pelak menimbulkan harapan baik bagi pelaku maupun target pasar. Semoga Anda masih berkesemparan untuk menyaksikan perkembangannya properti secara langsung.

inovasi di pasar properti

inovasi di pasar properti

Marketing Executive
Menara Jakarta @Kemayoran
DONI – 081 999 020 555 ( WhatsApp )

Hubungi Sekarang
Informasi Property Indonesia



Komentar :
error: Content is protected !!